Kuala Tungkal, Khamparan.com – Lomba Presisi Merdeka Balap Pompong 2026 yang diselenggarakan Polres Tanjung Jabung Barat akan digelar besok, Sabtu (22/8/2026), di Sungai Pengabuan, tepatnya di depan Pelabuhan LLASDP/WFC Kuala Tungkal.
Menghadapi pelaksanaan tersebut, Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., memastikan berbagai persiapan telah dilakukan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
“Untuk persiapan, sudah siap insyaallah. Insyaallah besok kita laksanakan,” ujar Kapolres Tanjab Barat saat ditemui, Jumat (21/8/2026).
Menurut Kapolres, pelaksanaan balap pompong tidak hanya menjadi agenda hiburan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mengakomodir aspirasi masyarakat nelayan yang menginginkan lomba pompong kembali dilaksanakan.
“Balap pompong ini tujuannya adalah menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Yang pertama kita mengakomodir suara dari para himpunan nelayan yang ingin melaksanakan lomba pompong,” katanya.
Kapolres menyebut pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kolaborasi dengan sejumlah stakeholder dan sponsor turut mendukung terselenggaranya lomba tersebut.
Ia menyebut beberapa pihak yang memberikan dukungan di antaranya Honda, perusahaan pinang, serta sejumlah pihak lainnya.
“Ini juga berkat dukungan dari pihak-pihak tertentu yang sudah bersedia memberikan sponsor dan kolaborasi dengan stakeholder yang ada di Tanjab Barat,” ujar Kapolres.
Dukungan tersebut turut membuat hadiah yang diperebutkan peserta cukup besar.
Selain hadiah bagi para pemenang, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize untuk masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan. Di antaranya kulkas dua pintu, mesin cuci, televisi LED, dispenser, rice cooker dan kipas angin.
Adapun hadiah utama lomba terdiri dari sepeda motor Honda Genio untuk juara pertama, Honda Beat untuk juara kedua, Honda Revo untuk juara ketiga, serta sepeda listrik untuk juara harapan. Sementara peserta terfavorit mendapatkan uang tunai Rp1,5 juta.
Bagi Kapolres, balap pompong juga memiliki nilai budaya yang tidak kalah penting. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Tanjung Jabung Barat yang perlu terus dijaga.
“Dan saya pikir ini kearifan lokal yang memang setiap tahun harus terus dilaksanakan,” tuturnya.
Tak hanya perlombaan, Kapolres juga menyampaikan akan ada kegiatan bantuan sosial yang diperuntukkan bagi nelayan.
Dengan berbagai persiapan dan dukungan yang telah dilakukan, masyarakat diharapkan dapat ikut menyaksikan kemeriahan Balap Pompong 2026 sekaligus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
