KHAMPARAN.COM, KERINCI- Ikatan Mahasiswa Tigo Luhah Tanjung Tanah Jambi (IMTTJ) menyelenggarakan acara Halal Bihalal 2025 di Gedung Serbaguna Desa Simpang Empat Tanjung Tanah, Jumat (04/04/25). 

Kegiatan ini dihadiri puluhan mahasiswa aktif dari perguruan tinggi di Jambi dan Muaro Jambi, serta sejumlah alumni. Mengusung tema Mempererat Silaturahmi, Menyemai Persaudaraan, dan Bersama Menebar Kebajikan, acara tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah perencanaan program kolaboratif antara mahasiswa dan alumni.  

Muhammad Darul Ehsan, Ketua Umum IMTTJ, menegaskan komitmen organisasi untuk mempercepat program konkret. 

“Halal Bihalal tahun ini adalah pijakan awal mengubah ide menjadi aksi kolektif. Kami telah menyusun roadmap, termasuk pelatihan digital marketing untuk pemuda, yang akan diluncurkan dalam tiga bulan ke depan dengan dukungan alumni,” kata Darul dengan penuh semangat.  

Ia menambahkan, kolaborasi ini menjadi bukti kesiapan mahasiswa dan alumni Tigo Luhah bersinergi membangun daerah. Rencana tersebut sejalan dengan arahan Suhardiman, S.H., alumni IMTTJ, yang menekankan pentingnya sinergi lintas generasi. 

“Dukungan alumni sebagai mentor dan fasilitator akan memperkuat kontribusi IMTTJ bagi masyarakat dan kampus,” katanya.  

Acara tahun ini dirancang sebagai ruang diskusi strategis. Peserta tidak hanya menikmati hidangan bersama, tetapi juga terlibat dalam sesi bertukar ide, memperluas jaringan, dan merancang inisiatif kolaboratif. Salah satu fokusnya adalah pengembangan soft skill mahasiswa melalui pelatihan dan proyek sosial.  

Akan tetapi, Suhardiman menilai peran alumni dalam membuka akses lapangan kerja, magang, atau beasiswa sangatlah vital.

“Mahasiswa harus proaktif menjalin komunikasi dengan alumni,” tegasnya.  

Sementara itu, Edi Yuversa, S.Pd., M.Pd., pembina IMTTJ, menyebut acara ini sebagai momentum meningkatkan solidaritas dan gotong royong. 

“Kami ingin tradisi Halal Bihalal tidak sekadar silaturahmi, tapi menjadi penggerak program nyata, seperti pendampingan pendidikan atau pelatihan kewirausahaan,” jelasnya.  

Ia menambahkan, sinergi mahasiswa-alumni harus menjadi contoh transformasi jejaring sosial menjadi kekuatan kolektif untuk kemajuan daerah. Dalam tiga bulan ke depan, IMTTJ akan merencanakan peluncurkan program pelatihan digital marketing untuk pemuda setempat, menggandeng alumni berpengalaman di bidang tersebut.  

Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen menjadikan IMTTJ sebagai wadah responsif terhadap isu sosial di Tigo Luhah, seperti pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi. 

“Kolaborasi ini tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membuktikan mahasiswa dan alumni siap menjadi agen perubahan,” pungkas Edi Yuversa.