KHAMPARAN. COM Tanjab Barat, - pada H -6 , lonjakan arus mudik lebaran Idul fitri 1443 H di pelabuhan Pelindo 2 (marina) Kualatungkal terpantau masih stabil dan belum ada lonjakan pemudik yang signifikan 

Lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi besok pada H -4.  Mengatasi itu, KSOP Tanjab Barat akan terus melakukan upaya pemantauan secara langsung kedatangan pemudik di belabuhan Pelindo 2 atau yang dikenal sebagai pelabuhan marina Batam agar aman dan tertib di masa Pandemi covid 19.

Demi memberikan pelayanan yang maksimal pada pemudik, KSOP kplp Tanjab Barat bekerja sama dengan pihak terkait baik TNI AL, Polairut, LASDP dan dinas kesehatan untuk melakukan pemantauan aktifitas pemudik di pelabuhan. 


Kepala KSOP Tanjab Barat Syaiful menegaskan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keselamatan penumpang pihaknya terus melakukan pelayanan dan pemantauan terhadap pemudik. 

" Kami perkirakan lonjakan terjadi pada H -4 . Dan kita pastikan pelayanan pemantauan akan kami suguhkan agar tradisi mudik di pelabuhan Marina aman dan tertib. " Jelas kepala KSOP Tanjab Barat Selasa (25/4). 

Syaiful menambahkan, untuk proses penurunan penumpang dari kapal cepat Marina 2 memang agak kesulitan, lantaran kondisi air laut tengah surut dan kondisi pelabuhan mengalami pendangkalan, sehingga kapal tak bisa merapat ke pelabuhan. 

"namun berkat kesepakatan bersama dan pengawasan ketat pihak terkait, proses penurunan 33 penumpang berjalan aman." Tukasnya. 

Dari informasi yang dihimpun, kedatangan kapal cepat marina 2 akan berlangsung hingga H +4 lebaran. Untuk harga tiket rute Kualatungkal guntung Rp 250.000. Sedangkan untuk rute Tungkal pulau burung Rp 350.000 Kualatungkal tanjung batu Rp 400 Ribu dan Kualatungkal Batam Rp 500 Ribu. Harga ketiga rute sudah masuk Tuslah atau kenaikan harga tiket jelang lebaran. (Ry)