Khamparan.com | Tanjab Barat – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., MH, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola di SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Lurah Tungkal II, Kepala SMKN 1 Tanjab Barat, Kasi Sarana dan Prasarana SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, jajaran majelis guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, perwakilan alumni, serta para siswa.
Dalam sambutannya, Sekda Hermansyah menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh pihak yang telah menginisiasi pembangunan mushola sebagai sarana pendukung pembinaan karakter dan spiritual peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya sekadar mentransfer ilmu pengetahuan secara intelektual, tetapi juga membangun karakter dan mental spiritual. Keberadaan mushola ini nantinya diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang nyaman bagi para siswa dan guru,” ujarnya.
Menurutnya, fasilitas ibadah di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan akhlak generasi muda.
Hermansyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung program pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter religius.
“Saya mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak sekolah serta komite sekolah yang telah menginisiasi pembangunan mushola ini,” katanya.
Ia berharap keberadaan mushola nantinya tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mampu membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tanjung Jabung Barat, Heni Septi Nuraini, S.Pd., M.Pd.I, mengatakan pembangunan mushola dilatarbelakangi kebutuhan fasilitas ibadah yang lebih representatif untuk menampung jumlah siswa yang terus meningkat.
“Mushola ini nantinya akan digunakan untuk kegiatan salat berjamaah, pembinaan rohani Islam, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang melibatkan siswa dan guru,” jelasnya.
Acara ditutup dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Sekda Hermansyah yang didampingi kepala sekolah dan para tamu undangan, serta doa bersama untuk kelancaran proses pembangunan hingga selesai.
