TANJAB BARAT-Petani Padi wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini terpaksa menarik napas panjang karena, beras hasil panen tidak bisa di pasarkan.

Menanggapi keluhan ini Bupati Tanjung Jabung Barat langsung respon cepat dan mencarikan solusinya agar beras hasil panen petani bisa di pasarkan.

Salah satu solusi yang dilakukan Bupati untuk membantu petani padi adalah, Bupati akan merubah pola kerja kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Tanjab Barat yang mana sebelumnya, menerima tunjangan beras berbentuk uang, kini tunjangan tersebut tidak berbentuk uang melainkan beras, dengan tujuan untuk membantu petani.

"iya,kita rencanakan seluruh ASN Tanjab Barat di wajibkan membeli beras produk hasil pertanian kita sendiri (red lokal),"kata Bupati.

ASN kita nanti sebagai konsumen tetap beras petani lokal, karena ASN kita kurang lebih Berjumlah Empat ribu orang, tentunya kalau ini kita terapkan,maka Petani Padi kita bisa terbantu.

lanjut bupati, kita akan segera mempersiapkan payung hukum untuk mengatur teknis pelaksanaannya.

“Itu solusi awal,Semoga persoalan yang sedang di hadapi para petani kita akan segera teratasi, Insya Allah, awal bulan mei akan terealisasi"ujar Bupati.

hal ini disampaikan Bupati yang didampingi wakil Bupati, saat sedang berdialog dengan salah satu perwakilan petani padi Kecamatan Pengabuan dan Senyerang,terkait sulitnya menjual beras kampung pasca panen. 

Kegiatan ini dikemas dalam agenda rutin kegiatan safari Jum'at (2/4/21) di wilayah Kecamatan Pengabuan.

(*)